Ajarkan Cinta Lingkungan Lewat Pendidikan

Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan:

Ajarkan Cinta Lingkungan Lewat Pendidikan

Foto:Istimewa

Urusan kampanye lingkungan hidup bisa dibilang Kota Balikpapanlah juaranya. Di Kota yang terkenal dengan semboyan “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” (Apabila memulai suatu pekerjaan harus sampai selesai pelaksanaannya – bahasa Banjar -red) ini tak tanggung-tanggung dalam upaya mengubah cara pandang masyarakatnya tentang lingkungan. Tak sekadar spanduk, tak hanya selebaran, melainkan kurikulum pendidikan untuk anak usia dini yang terintegrasi. Tujuannya, kampanye yang menjadi karakter masyarakat Balikpapan.

Pendidikan Kebersihan dan Lingkungan Hidup (PKLH) mulai dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal (mulok) pendidikan Kota Balikpapan sejak 2002 lalu. Diperuntukkan untuk Siswa SD – SMU. Hasilnya ada dalam rapor sebagai mata pelajaran tambahan. Inti dari kurikulum bagaimana mengubah perilaku, budaya berwawasan lingkungan dan menjaga kebersihan di sekolah.

“Kita rebutan dengan beberapa materi lain untuk diajukan sebagai mulok. Kalau di daerah lain, mulok adalah bahasa daerah atau komputer, di Balikpapan PKLH. Alhamdulilah Pak Walikota komitmen,” kata Widowati, Kasubbid Pengembangan Kapasitas, Badan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan ketika ditemui Komunika beberapa waktu lalu.

Muatan lokal PKLH, menurut Purwanti, secara formal memang hanya diajarkan di kelas 2 x 30 menit, namun banyak sekolah mengintegrasikannya dengan mata pelajaran lain, semisal Bahasa Indonesia, PPKn (Pendidikan Kewarganegaraan), dan Agama.

Kendati menggunakan buku ajar yang sama, namun pendalaman materi yang mutlak menjadi kretivitas guru, diarahkan kepada penekanan yang berbeda. “Untuk wilayah Balikpapan Barat, penekanannya lebih ke Mangrove, daerah Selatan ke arah kebersihan lingkungan dan sampah, di Timur lebih kepada pencemaran pesisir laut, dan Utara lebih kepada materi pelestarian hutan lindung,” jelas Widowati.

 

Foto: Istimewa

Siapkan Area Pendidikan

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kota Balikpapan membuka Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) yang berlokasi di lintas Balikpapan – Samarinda atau di Jl. Soekarno Hatta KM 23, sebagai wahana pendidikan lingkungan hidup. Pun belum lama ini dibuka Hutan Raya Balikpapan yang diklaim sebagai satu-satunya hutan kota yang ada di Indonesia.

Hutan Raya Balikpapan memiliki luas 290 ha, berada di Kelurahan Karang Joang Km. 15 Balikpapan Utara. Saat ini Kebun Raya Balikpapan memiliki koleksi flora 25 family, 59 marga, 70 jenis, 310 anggrek epifit, 65 anggrek teristerial dan 50 nephentes (kantong semar).

Pengelola, ungkap Sutris juga memiliki kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk pelajar. Mencoba memperkenalkan flora sampai pada materi eksplorasi (mencari bibit flora yang baik sampai pada pembibitan).

“Tiap bulan tak kurang 5 sekolah datang, terutama menjelang liburan dan ujian sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Ada kurikulumnya masing-masing. Ada yang sehari, ada pula yang tiga hari menjelajah Hutan Lindung. Biayanya sangat terjangkau, Rp.50ribu untuk pelatih atau pendampingnya. Itupun dikembalikan dalam bentuk tanaman. Bahkan untuk sekolah yang tidak ada biaya, kami bantu,” kata Sutris, relawan HLSW.

Dengan pola pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi, Balikpapan mulai mencatatkan diri di jajaran para pecinta lingkungan. Tak hanya penghargaan Adipura, bahkan Kalpataru dan Sekolah Adiwiyata menjadi langganan Kota Minyak itu. “Kota, Walikota, pelopor lingkungan hidup, sekolah berwawasan lingkungan, sampai guru dan murid, banyak yang meraih penghargaan. Bukti dari atas ke bawah, paham dan cinta lingkungan,” tutup Sutris. (dimas_a_n@yahoo.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s