itung2an buat yang mau menikah

Ayo menikah…

 

Heheh, keinginan memang dah lama ada, tak terpendam lagi, sudah bilang ke ortu malahan. Sejak semester 5 kuliah. Hmm, lama sekali. Makin lama dan lama seakan sudah mulai jadi wacana belaka..

Dulu emang gw akui, bahwa keinginan gw menikah adalah karena butuh teman dan menjaga diri dari hal-hal yang…hmm… bisa biking w tambah rusak. Maklum pengalaman SMU dulu, really bad lah. Masih belum dewasa berpikirnya, belum berani itung-ituang finasial dan semacamnya.

Bahwa menikah adlaah menyatukan dua orang yang berbeda. Ada praktek psikologi di sana, juga komunikasi, dan yang pasti akutansi praktis. Belum lagi urusan penjaskes yang menuntut stamina tinggi. Semua harus direncanakan dengan detil.

Bukan, bukan gw meragukan bantuan pertolongan dari Yang Di Atas Sana. Tiga orang yang wajib ditolong Allah, salah satunya adalah seorang yang ingin menikah untuk menyelamatkan harga dirinya. Sangat yakin bahkan.

Ya tapi memang ada hal lain yang rupanya luput gw perhatikan, bahwa seorang suami wajib, juga, menafkahi istrinya (dengan apa yang dia mampu). Wajib juga mendidik istri, dien terutama. Dan ini tidak sepele.

Bukan, juga bukan gw merontokkan keinginan seseorang yang hendak menikah cepat. Cepat gpp, asal jangan terburu-buru dan penuh perhitungan. Rizqi memang sudah ada yang mengatur. Tapi sebagai lelaki, perlulah kita sedikit berhitung matematis. Kira-kira bagaimana dengan masalah financial, bisakah diselesaikan. Atau bagaimana jalan keluarnya.

Nah, sebagai acuan buat yang mo menikah…kira-kira kebutuhan hidup minimal gw dan istri, sbb (halah) :

1. buat ngontrak        : 350.000

2. listrik, air, telp        : 200.000

3. transport suami     : 500.000

4. makan bedua        : 500.000

5. pulsa bedua           : 200.000

6. jaga2                      : 250.000

 
Total                            : 2.000.000

 

Ya standar hidup minimal…

Itu juga dengan catatan, istri tidak bekerja, alias aktivitas di rumah…

Dan juga istri tidak suka dandan menor dan berlebihan…wuih bayangkan kalo istri pesolek, mampus deh…duit lari ke kosmetik…sonder manfaat…

Trus cari istri juga yang amat sangat pengertian sama suami, nrimo kata orang jawa. Yang penting mah itu, mnurut gw mah…

 

Untuk biaya kawinan, ini yang sering bikin kendala dan menghambat. Gak usah repot2. setau gw, di bandung harga KUA Cuma 500rb, bersih. KUA di tegal lega gak akan memersulit proses, insyaallah.

Untuk biaya walimah, ya sederhana sajalah. Mungkin 4 juta cukuplah buat ngundang 200 orang, minimal tetangga kiri-kanan sama sodara-sodara. Kalo temen biasanya pengertian. Terlebih temen deket…heheh…

Ya wis, yang mau menikah, silakan menikah, itung2an ini buat sekadar membantu saja. Buat bayangan, bahwa ada factor yang bernama financial yang juga harus dipikirkan. Tapi percaya, rizqi mah dari Allah, kita berupaya mencari wajib. Tentang gimana2nya, Allah yang menentukan. Rizqi gak bisa dimatematiskan…heheh

 

2 thoughts on “itung2an buat yang mau menikah

  1. subhanallah…
    cerita kita hampir sama wabil khusus waktu SMA nya. sekarang saya juga semester 5 baru ngajuin biodata sama ustad. I.allah smester 6 kalo Allah mengijinkan nikah’y.
    terimakasih buat info nya… matematika manusia emang beda dengan matematika malaikat, SETUJU!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s